Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Surabaya-Memo. Sepanjang tahun 2016, Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas) Jawa Timur, menilai pertumbuhan ekonomi masih landai. Program tax amnesty pun dianggap belum berpengaruh lantaran pembangunan infrastruktur sebagai bentuk jalannya perekonomian belum berjalan.

Lambatnya perputaran roda ekonomi sepanjang 2016 ditengarai akibat kondisi makro ekonomi belum sepenuhnya stabil meski mulai membaik.

Dari catatan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur, perbaikan ekonomi baru terjadi pada triwulan keempat tahun 2016, sehingga belum sepenuhnya dikatakan naik signifikan. Meskipun sejumlah sektor mulai merasakan perbaikan atas pemberlakuan 13 paket kebijakan ekonomi yang dibuat Presiden Jokowi.

Dewan Pengawas Perbanas Jawa Timur, Herman Halim menyampaikan, "Pembangunan proyek pemerintah dari pengalihan dana repatriasi  tax amnesty sebagai tanda jalannya perekonomian pun belum menunjukkan tanda-tanda dikerjakan."tuturnya, pada media.

Herman optimis ekonomi 2017 mulai pulih. Bahkan pertumbuhan dari sektor perbankan bisa memberikan andil hingga 9-12 persen. Namun hal tersebut baru bisa tercapai, jika sektor lain juga turut bekerjasama mewujudkan pertumbuhan yang optimal, seperti kerjasama dengan pemda dan pemkot yang harus ikut bekerja mendorong program pemerintah pusat agar perbaikan terasa merata. (ed/rif)

Posting Komentar