Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Berdalih butuh uang untuk ikut merayakan tahun baru. Firman (18th)nekat mencuri helm bersama dua temannya. Namun apes bagi pemuda asal Dukuh Karangan, Kecamatan Wiyung Surabaya ini. Belum berhasil menjual helm hasil curiannya, dia ditinggal kabur oleh dua temannya hingga tertangkap dan dimassa sampai babak belur.

Berawal dari pada hari Kamis (29/12) dini hari sekitar pukul  02:30 wib. Firman dan Dua rekanya yakni Ws dan Ad, ketiga pelaku berputar-putar menggunakan motor dengan cara boncengan bertiga. Setelah melihat ada sasaran Helm yang nyantol  diatas motor didepan rumah kos milik Andik Bastian, warga Jl.Gogol Makam gang I/99, Jajartunggal Wiyung, lantas ketiganya berhenti dan Firman langsung turun dan mengendap-endap mencuri Helm tersebut. Namun naas belum sempat jauh Firman melangkah pemilik Helm keburu berteriak maling berkali-kali, saking kerasnya teriakan korban Andik hingga warga sekitar pada keluar dan menghajar pelaku bak sansak hidup, mengetahui aksinya diketahui warga kedua rekan pelaku langsung kabur meninggalkanya.

"Saat ada teriakan maling itu, kedua teman saya meninggalkan saya sendirian. Saya sudah terkepung oleh warga. Akhirnya saya hanya bisa pasrah dan mengakui perbuatan saya."akuh, pelaku dihadapan petugas.

Beruntung, Unit Reskrim Polsek Wiyung yang sedang patroli datang tepat pada waktunya ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi pelaku Sehingga nyawanya selamat dari amuk massa.

"Yang dua pelaku memang melarikan diri. Tapi kami sudah mengantongi identitasnya, Saat ini tengah kami kejar," tegas, Kanit Reskrim Polsek Wiyung, AKP Sugimin saat ditemui diruanganya.

Berikutnya untuk mepertanggung jawabkan perbuatanya pelaku akan diproses lebih lanjut, dan rekan pelaku masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Wiyung Surabaya. (ed/rif)

Posting Komentar