Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kompol Arisandi saat menunjukan Barang Bukti

Surabaya-Memo. Aksi curat yang kian meresahkan masyarakat khususnya di wilayah Surabaya kian membuat petugas kepolisian estra keras dalam melakukan pengukapan. Seperti yang berhasil diungkap oleh Unit Reskrim Polsek Wonokromo sendikat pelaku curat jenis mobil Pick up , setelah mendapat kabar tentang keberdaan tersangka petugas langsung terjun kelapangan guna memastikanya.

Ternyata benar tersangka yang diburu sedang melintas dikawasan Jalan Ngagel dan melakukan aksinya setelah melihat ada mobil Pick up yang diparkir dipinggir jalan milik Sugiono. Petugas yang sudah mengatongi identitas pelaku langsung melakukan penyergapan terhadap Teguh Tri Priyanto (39th) warga Ngagel Tirto. Namun saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melawan petugas dan melarikan diri, karena keselamatanya terancam akhirnya petugas melumpuhkan pelaku dengan memberikan hadiah satu tembakan kearah kakinya.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Arisandi mengatakan, sebelum di tangkap tersangka sempat melawan petugas dan berusaha untuk melarikan diri.

"Saat Informasi diterima, petugas langsung ke lokasi. Pada saat itu pula Unit Reskrim langsung melumpuhkan tersangka dengan tembakan di kakinya saat melarikan diri dan sempat melawan," terang, Kompol Arisandi, Kamis (24/11/2016).

Pelaku yang merupakan karyawan kurir Bank ini bertindak sebagai eksekutor dalam melancarkan aksinya dengan cara merusak pintu mobil dengan kunci T, sementara dari hasil pengembangan pelaku mengaku dibantu oleh Erwin yang kini sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Saat petugas melakukan penggeledahan, satu kunci stang setir mobil juga kami temukan," pungkasnya.

Dari hasil pengembangan, tersangka tidak hanya melakukan pencurian Mobil namun juga Motor setidaknya di 5 TKP yang berhasil dia Gondol.

1. Kapasan Gg. III Surabaya (sekitar Agustus 2016, Yamaha Mio warna hitam),
2. Jl. Biliton Surabaya, warung dekat taman (sekitar September 2016, Honda Beat warna merah),
3. Kos-kosan Jl. Manyar Sambongan Gg. III Surabaya (sekitar Juli 2016, Yamaha Mio GT warna merah putih),
4. Kos-kosan daerah Semolowaru, Surabaya (sekitar Oktober 2016, Yamaha Mio warna hitam),
5. Pasar Pucang Surabaya (sekitar Agustus 2016, Yamaha Mio J warna putih kuning).

barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, 1 buah dompet warna biru berisi Buku Tabungan serta KTP a.n. TRI HOBIYATI (korban), 1 buah Kunci duplikat untuk pagar dan rumah kost, 2 buah mata lunci 'T', 1 buah kunci stang stir mobil pick up warna kuning, 1 unit mobil pick up Daihatzu.

Kini pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara. (al/rif)

Posting Komentar