Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : palaku saat dikeler oleh petugas (yud)

Sidoarjo-Memo.patut diacungi Dua jempol buat Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo, berkat kesigapanya dalam menanggapi setiap laporan dari masyarakat kasus pencabulan yang dilakukan oleh pelaku Muhammad Haris (27th) warga Lampung Sumatra ini terungkap. Pelaku yang berprofesi sebagai kernet untuk bisa mengelabui korban menyaru sebagai perwira Polisi berpangkat AKP, akal bulus pelakupun memakan korban Indah Wulandari (19th)perempuan berparas ayu asal Jombang.

Pelaku Haris yang berkenalan dengan korban melalui jejaring sosial atau facebook awal bulan November 2016 lalu, pelaku kesensem saat melihat molek wajah Indah Wulandari di facebook, untuk melancarkan aksinya laki-laki asal Lampung ini mengelabui korban dengan mengaku sebagai polisi berpangkat AKP, lantas pelaku mengajak korban untuk temu darat. Korban yang termakan oleh bujuk rayu pelaku akhirnya menyetujui pertemuan itu di Terminal Jombang.

Dengan berdalih mendapat tugas pelaku membujuk korban lantas keduanya berkeliling hingga tak terasa pelaku dan korban sampai di kawasan Porong. Dikawasan ini pelaku mulai melancarkan niat busuknya tapatnya di Musholla yang lama tidak terpakai di Dusun Bringin Desa Pamotan Kecamatan Porong, pelaku memaksa korban untuk melayani nafsunya dengan cara mengancam menggunakan pistol mainan.

Kaporesta Sidoarjo, AKBP Much Anwar  Nasir menyampaikan. ''Kasus ini bermula saat,tersangka  haris yang sehari-harinya bekerja sebagai kernet ini berkenalan dengan korban melalui jejaring sosial facebook awal bulan nopember silam dengan menggunakan akun palsu,tersangka ini.mengaku kepada korbannya sebagai seorang perwira polisi berpangkat akp."ungkap, AKBP Much Anwar Nasir pada media pada hari Rabu (30/11)pagi tadi.

Atas kejadian ini Kapolresta Sidoarjo AKBP Much Anwar Nasir,menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati bagi wanita yang sering menggunakan jejaring sosial, jangan muda percaya dengan orang yang belum dikenal apalagi mengaku sebagai perwira polisi lewat jejaring sosial facebook.

Kini pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya merasakan pengabnya hotel prodeo Mapolresta Sidoarjo. Dan terancam pasal berlapis
yakni pasal 285 KUHP  tentang perkosaan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,( Yud/kmd)

Posting Komentar