Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : AKBP Susantyo Purnomo Condro saat menggelar kinfrensi pers dan BB (inzet)

Madiun-Memo. Tak butuh waktu lama bagi Unit Reskrim dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun Kota untuk mengukap portitusi terselubung online. Dengan menyaru sebagai Pelanggan Petugas berhasil menangkap Germo, Sepak terjang  pria US(37 th) kini harus berahir di bui, karena  tersangka  menjalankan bisnis esek – eseknya dengan menyediakan 15 perempuan yang dijajakanya melalui media sosial Facebook.

Sebelum memulai bisnisnya ini pelaku membuat akun facebook  dengan terang terangan menawarkan jasa esek esek tersebut,setelah ada yang  menanyakan,  pelaku lantas memberikan nomor HP/ dan pin BB untuk ketemuan lebih lanjut.

Pelaku berhasil diamankan setelah petugas yang menyaru sebagai pelanggan mengajak transaksi Terbukti  dengan tertangkap basah  disebuah Hotel Melati di Kota madiun pada 25 Nov 2016 pukul 22.00 wib. Dari tangan pelaku petugas menyita BB satu buah Handphone merek Nokia, satu buah Tab Merek Axio, satu tabungan BRI Simpedes dan satu buah ATM warna biru.

Kapolres Madiun Kota AKBP Susantyo Purnomo Condro menyanpaikan.

,"Pelaku bisnis esek esek ini dikenakan pasal 2 ayat 1 UURI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman penjara paling singkat tiga tahun paling lama lima belas tahun atau pasal 296 KUHP barangsiapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain dan menjadikanya sebagai pencarian atau kebiasaan dengan hukuman penjara paling lama satu tahun 4 bulan."terangnya. (hum/mdn/rif)

Posting Komentar