Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Barang Bukti Yang Diamankan

Jombang-Memo. Bisnis lendir didaerah kota santri Jombang Jawa Timur ini ternyata masih saja melekat walaupun sudah lama dibubarkan, namun praktik prostitusi di kawasan Tunggorono Jombang, Jawa Timur masih ada. Buktinya  anggota Polres Jombang, Polda Jawa Timur  menggerebek salah satu rumah di kawasan tersebut, Rabu (02/11)yang kedapatan menyediakan Pekerja Seks Komersial (PSK) serta tempat untuk berbuat asusila.

Dari penggerebekan tersebut korps berseragam cokelat mengamankan MJY (51th), warga Desa Tunggorono yang berperan sebagai muncikari juga pemilik tempat untuk berkencan yang disewa-sewakan. Selain itu, polisi juga menangkap ASY alias ERN (41th) warga Kecamatan Mojowarno. Saat digerebek, ASY sedang berduaan bersama pria hidung belang berinisial FPA (26th) warga Desa Tunggorono.

"Seluruh pelaku berikut barang bukti kami bawa ke Mapolres," ungkap, Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Subadar pada memojatim (02/11).

Penggerebekan muncikari ,PSK dan pria hidung belang itu berawal dari informasi masyarakat. Warga sekitar resah karena di kawasan Tunggorono masih saja ada praktik prostitusi. Padahal sebelumnya sudah sering dilakukan upaya-upaya pembubaran melalui Operasi Mendadak (Sidak) baik oleh aparat hukum juga pemerintah kota Jombang.

Atas informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Ternyata informasi tersebut benar adanya. Wanita berpakaian seksi masih hilir mudik di kawasan tersebut. Setelah data valid dan dirasa bukti yang cukup, polisi akhirnya melakukan penggerebekan.

Selain menangkap tiga pelaku, korps berseragam cokelat juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti 37 buah kondom, dua bungkus tisu, satu tablet pil KB, satu lembar sprei bermotif dan satu bantal, satu hand body, dua unit ponsel, serta uang sebesar Rp70 ribu.

Kini para pelaku bisnis esek-esek ini mendapatkan hukuman Tindak Pidana Ringan (Tipiring) serta bimbingan lebih lanjut. (baghum/rif)

Posting Komentar