Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : saat Rapat Tiga Pilar

Surabaya-Memo. Untuk mewujudkan Jawa Timur yang aman dan nyaman, Forkopimda Jawa Timur mengadakan rapat koordinasi " Tiga Pilar Plus "yang digelar di Grand city , kota Surabaya (11/11).

Dalam Rakor tersebut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI I Made Sukadana, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji,  Kapolrestabes Surabaya Kombespol Iman Sumantri , juga tampak hadir Dandim 0831/ST Letkol Inf Dodiet Lumwartono, S. Pd beserta  jajaranya.

Dalam pemaparannya, Wiranto mengharapkan kehadiran tiga pilar (Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa) plus tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jawa Timur dalam memimpin masyarakat,  menjaga kamtibmas di tingkat desa. Hal ini
diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain guna masyarakat yang aman tentram dan damai.

Sementara itu,  Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana mengatakan, 'sangat berharap kepada peran serta Tiga Pilar Plus, dalam meminimalkan konflik yang ada diwilayah masing masing dengan segera mungkin.

"Konflik kecil  harus diselesaikan dengan sedini mungkin,  Tiga pilar plus yang harus cepat bertindak,  jangan sampai konflik meluas, karena konflik itu sangat berdampak kalau sampai meluas itu akan sulit dihentikan," papar, Pangdam V/Brawijaya saat menyampaikan sambutanya.

Sementara Dandim 0831/Surabaya Timur yang turut menghadiri kegiatan tersebut berharap kepada anggotanya khususnya para Babinsa untuk peka dalam semua hal.

,"saya berharap anggota khususnya Babinsa agar meningkatkan kemampuan kepekaan Cegah Dini dan Deteksi Dini", tuturnya, pada memojati.

Acara rapat ini digelar bagian dari program pemerintah guna mewujudkan setabilitas keamanan dalam negara serta bangsa yang beradab.

"Bila mana terjadi konflik di wilayah supaya diselesaikan dengan cepat agar tidak meluas. Hal ini tentunya untuk mewujudkan  masyarakat surabaya yang aman dan nyaman."tambahnya.
(Pendim/st/rif)

Posting Komentar