Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Komandan Lanud Surabaya beserta anggota Lanud Surabaya saat melaksanakan Latihan menembak laras panjang dengan sikap duduk di Detasemen Raci Pasuruan

Surabaya-Memo. Untuk mengingatkan kembali pelaksanaan protap dalam menanggulangi bahaya serangan dari pasukan musuh yang akan mengancam keamanan dan pertahanan Pangkalan TNI AU Surabaya, maka anggota Lanud Surabaya melaksanakan Latihan Bina Tangkas Keamanan dan Pertahanan Pangkalan (Kamhanlan) dan latihan menembak laras panjang di Detasemen Raci Pasuruan. Selasa (22/11).

Latihan Hanlan dilaksanakan selama dua hari, setelah sebelumnya latihan kering di Mako Lama Lanud Surabaya. Yaitu teori tentang materi Kamhanlan dan materi dasar perorangan yang meliputi taktik regu dan taktik peleton. Praktek lapangan tentang materi Kamhanlan dan materi dasar perorangan yang meliputi taktik regu dan tatik peleton untuk mengetahui sejauh mana ketangkasan  prajurit TNI AU Lanud Surabaya.

Komandan Lanud Surabaya, Kolonel Pnb Rudy Iskandar mengatakan bahwa, "Salah satu indikator untuk menilai keberhasilan latihan adalah jika semua unsur latihan dapat terpadu dan saling bekerja sama sehingga mampu menghindari insident dan exident atau hal-hal lain yang tidak kita inginkan, karena  keselamatan merupakan  hal yang utama. Saya yakin semua peserta latihan ini  dapat melaksanakan latihan  secara  sungguh-sungguh dan bertanggung jawab terhadap diri pribadi masing-masing maupun kelompok sehingga dapat memberikan hasil yang  maksimal".

"Latihan Keamanan Pertahanan Pangkalan ini bertujuan melaksanakan program Lanud Surabaya tahun 2016 bidang Operasi dan Latihan dan sebagai tindakan preventif serta menyikapi situasi keamanan dan menjaga aset-aset TNI AU, Lanud Surabaya guna membina dan meningkatkan kemampuan serta ketrampilan personel Lanud Surabaya sehingga dapat melaksanakan tugas Pertahanan Pangkalan dengan baik dan benar sesuai Protap yang disahkan oleh komando atas," pungkas Danlanud Surabaya. (spd)

Posting Komentar