Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Kantor Balai Desa Suruh Kecamatan Sukodono Sidoarjo, kembali digeruduk warga. Pasalnya, ada sekitar 39 Warga  RT 01 RW 01 Desa Suruh untuk melakukan mediasi lanjutan, dikarenakan Warga yang semula dari hasil mediasi pertama antara PT Protelindo dengan warga telah disepakati akan mendapatkan kompensasi 3 juta per Kepala Keluarga (KK)dengan disaksikan Kades, pihak Kecamatan dan Kapolsek Sukodono, seperti yang pernah diberitakan oleh memojatim beberapa waktu lalu.

Namun, menjelang pencairan Kepala Desa (Kades) Desa Suruh Ismany melalui Ketua RT setempat mengumumkan kalau pihak PT Protelindo memberikan kompensasi 1juta. Jelas saja warga marah dan mendatangi kantor desa dan meminta Ismany selaku Kades untuk menepati janji yang sudah disepakati. Warga merasa Ismany telah main mata dengan PT Protelindo karena tanpa penjelasan apapun tiba-tiba Ismany melalui Ketua RT mengubah kompensasi yang disepakati.

,"warga marah karena perubahan kompensasi yang disepakati 3 juta oleh pengembamg tower berubah 1 juta. hal ini membuat warga yang terdampak menduga kades suruh telah bermain sama pengembang tower Milik PT Protelindo." Kata, Jainul salah satu warga terdampak.

Dalam hal ini sekitar 39 Kepala Keluarga meminta pihak PT untuk segera penuhi janjinya, untuk sementara tower yang berdiri di atas lahan dengan ukuran 10X10 ini disegel oleh warga sebelum tuntutanya terpenuhi. Bahkan dalam mediasi lanjutan ini warga juga mengancam akan melaporkan ke pemerintah Kabupaten karena tower yang dipermasalahkan tersebut diketahui tidak berijin alias bodong. Selain itu warga juga merasa was-was dikarenakan takut tower setinggi 45 meter itu akan roboh saat hujan disertai angin mengingat kini adalah musim hujan.

,"Seharusnya kades bisa memihak warga, kok malah seakan-akan mihak PT, seandainya ada terjadi disekitar tower apakah kades mau tanggung jawab"cetus, salah seorang warga.

Warga juga mengancam akan datang lagi bila tidak segera dipenuhi tuntutanya, dan akan mengambil langkah tegas merobohkan secara paksa. (yud/rif)

Posting Komentar