Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Kedua Pelaku saat Diperiksa Petugas

Sidoarjo-Memo. Apes dialami Siswanto, warga Desa Plemahan RT 01 R 02 Kecamatan Plemahan, Kediri. Berencana pulang kampung menjenguk ibunya yang sakit, pemuda 29 tahun ini malah mendekam di ruang jeruji besi tahanan Mapolsek Sukodono, kemarin.

Bukan hanya dia, polisi juga mengamankan tersangka kedua, yakni Nur Ony Ovan Sanjaya (20), warga Desa Keboan sikep  RT 04 RW 05 Kecamatan Gedangan. Keduanya dibekuk Unit Reskrim Polsek Sukodono, setelah ketangkap tangan mencuri Matras atau alat pres paving yang terbuat dari besi sebera 120 kg di gudang UD Jasa Baru milik H Zainul Arifin (43), warga Desa Kelopo sepuluh RT 15 RW 03 kecamatan setempat.

Sumber informasi yang didapat, kejadian itu berlangsung Sabtu (8/10), mulanya Ony menjemput  Siswanto di Bungurasih dengan mengendarai sepeda motor Mio Gt nopol W 3981 QC, sekitar pukul 13.30 WIB. Selanjutnya kedua pelaku mendatangi UD Jasa Baru yang kebetulan lokasinya satu atap dengan tempat tinggal korban.

Sejak awal, mereka memang berencana mengambil Matras yang berada di gudang milik korban. Saat itu, kedua pelaku langsung nyelonong masuk menuju lokasi dimana Matras itu berada. Meski sebelumnya (Siswanto, red) perna bekerja lama di tempat itu, rupanya tak lantas membuat perhitungan pelaku matang dan berhasil melancarkan aksinya. Mereka dipergoki pemilik gudang, saat hendak beranjak kabur membawa Matras yang telah dicurinya tersebut. Kebetulan, pada waktu yang bersamaan ada mobil patroli melintas, sehingga keduanya langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Sukodono, guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Dikonfirmasi Memorandum, Kapolsek Sukodono, AKP Subadri membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengatakan, bahwa salah satu dari pelaku merupakan mantan pegawai disitu. Dalam melakukan aksinya, pelaku dibantu oleh satu temannya, yakni Ony. Mereka diamankan, lantaran terbukti mencuri barang milik korban.

"Saat ini, kedua pelaku berikut barang buktinya sudah kita amankan di Mapolsek setempat," ujarnya, kemarin (9/10).

Dari tangan tersangka, sambung Subadri, terdapat dua barang bukti yang sudah disita petugas. Diantaranya 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio GT warna hitam bernopol W 3981 QC, milik tersangka dan 1 buah Matras terbuat dari besi beratnya kurang lebih 120 kg. Dihadapan penyidik, tersangka ber-alibi nekat mencuri barang tersebut, karena terdesak kebutuhan uang untuk menjenguk ibunya yang sedang sakit di kampung.

"Akibat perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP, tentang pencurian," tegasnya.(kmd/rif)

Posting Komentar