Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Detik-detik Wisnu Wardhana saat dijebloskan ke Rutan Kelas 1 Medaeng dan Pengawalan Petugas Kejaksaan

Sidoarjo-Memo. Meski telah terpilih secara aklamasi di Muscab DPD Partai Hanura Surabaya beberapa bulan yang lalu, ternyata karir politik Wisnu Wardhana harus kandas lantaran jeratan kasus hukum masa lalunya, ketika masih menjabat sebagai manajer aset di PT Panca Wira Usaha (PWU).

Pasalnya, Whisnu Wardhana yang akrab dipanggil WW ini ditetapkan sebagai tersangka karena kasus dugaan pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Dan malam ini langsung ditahan di Rutan Kelas I Surabaya Medaeng, Waru, Sidoarjo.

Sebelumnya, Kelana Aprilianto Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Timur menyatakan, jika akhirnya penyidik Kejaksaan Tinggi menahan WW, maka pihaknya juga harus segera melakukan tindakan penyelamatan organisasi karena berkaitan dengan masa depan partai, dengan menunjuk Plt (Pelaksana Tugas).

Menurut yang berhasil dihimpun oleh memojatim, Kelana mengatakan bahwa acara Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang sedianya akan sekaligus menjadi acara ceremonial pelantikan WW sebagai Ketua DPC Hanura Surabaya, batal diagendakan. Namun Musancab tetap dilaksanakan, hanya saja ada agenda tambahan yakni pemilihan dan penunjukan Plt Ketua DPC Hanura Surabaya.

"Acara pelantikannya dibatalkan, nanti Musancab kami ambil alih, DPD akan melakukan rapat pleno terkait pemilihan dan memutuskan nama untuk ditunjuk sebagai Plt, jika sesuai aturan, maka harus diisi oleh jajaran struktural diatasnya, dengan syarat menguasai Surabaya, rencana saya besok hari senen," jawabnya, kelana saat dikonfirmasi melalui Handphon nya pada Kamis (6/10).

Namun Kelana mengaku masih belum mengetahui nama-nama yang bakal masuk sebagai nominasi di pemilihan Plt Ketua DPC Hanura Surabaya.

"Tadi itu banyak kawan-kawan DPC yang menghubungi saya, tetapi itu nanti tergantung dari hasil rapat pleno,"tandasnya.

Namun ada yang menarik dalam penahanan mantan Ketua DPRD Surabaya ini, pada saat dijebloskan ke Rumah Tahanan kelas 1 Medaeng Sidoarjo. Wisnu Wardhana diduga ada perlakuan khusus, selain tidak memakai baju tahanan mantan Ketua DPRD Surabaya ini juga tidak diborgol selama perjalanan sampai tiba. Nampak pada gambar WW memakai Jas Hitam dengan rambut Tunning merah bak seperti pejabat negara dengan pengawalnya dengan santai memasuki pintu gerbang Rutan Medaeng. (rif)

Posting Komentar