Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Kawanan Detp Colektor saat diapit petugas

Surabaya-Memo. Kawanan Dept Collector yang bertindak paksa melakukan  perampas mobil di Surabaya dibekuk Tim Satuan Reskrim Unit Jatanras  Polrestabes Surabaya.
Enam Dept Collector berhasil ditangkap dan dijebloskan ke ruang tahanan.

Enam Dept Collector yang diringkus polisi, yakni, Coki (46), Yulis (34), Patars (26), Jefry (31), Chandra (21) dan Feri (24). Mereka berenam berasal dari Sidoarjo. Polisi meringkus, Coki dkk karena melakukan perampasan mobil Suzuki Splash dengan nopol W 926 BO milik Mahmud Fasa, warga Surabaya secara paksa pada 17 Oktober 2016.

"Para Dept Collector ini menyita mobil milik korban tanpa legalitas yang sah,"ungkap, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno, pada memojatim hari Selasa (18/10).

Pelaku bertindak paksa dengan cara memberhentikan korban Mahmud Fasa ditengah jalan dan merampas mobil yang sedang dikendarai di Jl. Tanjungsari Surabaya. Begitu mobil korban dihentikan, para tersangka langsung meminta korban turun dari mobilnya.alasanya mobil ada masalah pembayaran dari dinas pembiayaan salah satu instansi, dengan berdalih atau alasan mobil yang dikendarai korban mengalami keterlambatan pembayaran angsuran dari salah satu lembaga pembiayaan yang ada di surabaya.

,"para tersangka memaksa korban untuk turun dari mobil yang dikendarainya kemudian menyuruh korban untuk duduk di kursi belakang sedangkan kawanan Detp Colektor ini dengan leluasa menguasai mobil dan membawanya ke lembaga pembiayaan." ungkap, Bayu.

Sementara salah satu pelaku Yulis, mengaku dirinya hanya menjalankan Tugas dan Perintah dari tempat dirinya bekerja dengan alasan ada masalah pembayaran angsuran dari salah satu lembaga pembiayaan yang ada disurabaya yang tidak bisa disebutkan. ,"Kami hanya menjalankan perintah dari tempat kerja saya, ya  kami jalankan saja  bersama teman - teman dan biasanya kami mendapatkan bayaran sebesar Rp. 400.000,- sampai dengan Rp. 500.000."terang,Yulis kepada media.

Atas tindakan main rampas kini kawanan Detp Colektor ini merasakan pengabnya hotel prodeo Polrestabes Surabaya. Serta petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa, Mobil Suzuki Splaz Plat W 926 YE, Avanza plat W 690 YE, dan Sebuah sepeda motor Honda Vario plat 3034 WW, Honda supra plat W 2538 WE. yang dipakai kawanan ini untuk mencari sasaranya.

,"atas perbuatanya tersangka kami kenakan pasal 363 dan 368 KUHP tentang pemerasan atau pencurian dengan kekerasan."tegas, Wakasatreskrim Polrestabes Subarabaya Bayu Indra Wiguno.

Sekedar diketahui tindakan kawanan Detp Colektor ini kian meresahkan masyarakat.Dengan mengatasnamakan surat tugas dari perusahaan pembiaya, kawanan Detp Colektor ini bisa bertindak layaknya preman. Seharusnya perusahaan pembiaya lebih memilih cara persuasif dengan mengambil jalan yang lebih bijak. (ed/al)

Posting Komentar