Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Jembatan Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo putus total akibat pondasi ambles dan lubang menganga. (FOTO : MUH NURCHOLIS)

Ponorogo-Memo. Selama seminggu ini Kabupaten Ponorogo tak luput dari musibah. Selain bencana alam banjir dan tanah longsor pada saat ada kegiatan Grebek Suro pada pekan lalu yang menimbulkan kerugian materi hingga korban jiwa.

Bahkan banyak rumah terkena longosoran dan tergenang banjir. Ada juga bangunan sekolah tersapu longsor dan terendam air bah. Tragedi terbaru terjadi Rabu (5/10) kemarin, sebuah jembatan antar desa yang merupakan akses utama menuju wisata Religi Makam Kyai Khasan Besari di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo putus total. Sontak kejadian putusnya jembatan Tegalsari ini mengagetkan banyak pihak khususnya di masyarakat Tegalsari.

Hal itu terungkap dari keterangan beberapa warga. Seperti dituturkan Iin, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis. Menurut Iin, saat berangkat mengantar anak ke sekolah pada pagi hari, jembatan masih bisa dilalui. "Kok siang ini jembatan Tegalsari sudah tidak bisa dilalui karena ambles," ujar Iin.

Dari pantauan memojatim terdapat sebuah lubang menganga cukup besar di atas jembatan Tegalsari pada sisi barat dan jembatan bisa roboh karena pondasi jembatan sisi barat pun sudah ambles. Bangunan jembatan Tegalsari berada di aliran sungai Keyang.

Sebagai tindakan darurat, warga setempat langsung memasang bambu sebagai penutup arus lalu lintas. "Untuk menghindari bahaya bagi pengendara, masyarakat setempat langsung menutup jembatan menggunakan bambu sehingga saat ini sudah tidak bisa dilalui," terang, Kasubag Humas Pemkab Ponorogo, Setyo Budi Yono saat ditemui.

Begitu mendapat laporan atas putusnya jembatan Tegalsari, Pihak Pemkab Ponorogo langsung menerjunkan tim ke lokasi. "Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum Ponorogo sudah melakukan. Peninjauan ke lokasi," paparnya.

Lebih lanjut Setyo Budi Yono menjelaskan jika kondisi jembatan Tegalsari yang putus membuat keprihatinan Pemkab Ponorogo. Pasalnya jembatan ini menghubungkan beberapa desa di wilayah Kecamatan Jetis, seperti Desa Tegalsari, Mojorejo, Mojomati, Coper, Karanggebang dan Kradenan. "Selain akses menuju lokasi wisata Religi Makam Kyai Khasan Besari Tegalsari, jembatan ini juga akses alternatif menuju Kecamatan Mlarak," terangnya.

Mantan staf Kantor Departemen Penerangan RI di era Orde Baru ini menambahkan, Pemkab Ponorogo segera melakukan langkah perbaikan jembatan Tegalsari. "Secepatnya akan dilakukan perbaikan jembatan Tegalsari agar arus lalu lintas lancar dan normal," tegasnya. (lis/an)

Posting Komentar