Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto: Kedua tersangka diapit petugas berikut Barang Bukti di Mapolsek Gedangan. (kmd/rif)

Sidoarjo-Memo. Unit Reskrim Polsek Gedangan berhasil membekuk dua pemuda yang diduga kuat sebagai pengguna sekaligus pengedar ganja. Mereka adalah Reinhard Alia Saputra (28), warga Perum BCF Sekawan Indah blok B 71 RT 16 RW 03 Desa Rangka kidul Kecamatan Sidoarjo, dan Aris Saputra (22), warga Perum Puri III Desa Kali tengah Kecamatan Tanggulangin.

Penangkapan terhadap kedua tersangka ini, berawal dari informasi masyarakat, kemarin (19/10). Bahwa di salah satu kos kosan di wilayah Desa Wedi Kecamatan Gedangan, sering tercium bau aneh seperti aroma ganja. Curiga dengan aroma tersebut, lantas warga melaporkan kejanggalan bau yang diciumnya itu ke Mapolsek setempat.

Dengan dasar laporan warga tersebut, selanjutnya Aiptu Fauzan, selaku Bhabinkamtibmas di wilayah itu bergegas meluncur ke lokasi. Setelah dipastikan kebenarannya, kemudian (Aiptu Fauzan, red) menghubungi anggota reskrim agar dengan segera dilakukan penggerebekan terhadap tempat kos, yang disinyalir ada pengguna ganja di dalamnya.

Selang beberapa waktu kemudian, petugas reskrim tiba di lokasi dan melakukan penggerebekan pada tempat itu dengan dibantu warga  setempat. Alhasil, petugas mendapati ada Dua pemuda sedang mengkonsumsi narkotika jenis ganja. Tak hanya itu, polisi juga menemukan ganja kering seberat 250 gram dan beberapa kemasan plastik kecil siap jual.

Dikonfirmasi di ruangannya, Kanit Reskrim Polsek Gedangan IPDA Supratman membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka ini setelah pihaknya menindak lanjuti informasi yang ia terima dari masyarakat. Salah satu dari tersangka ini adalah warga indekos di wilayah tersebut.

"Kedua tersangka berikut barang buktinya, sudah kita amankan di Mapolsek. Namun untuk pengembangan kasusnya, kita kesulitan menemukan pemasoknya. Sebab, pada saat penangkapan tersangka lebih dulu membuang nomor kontak relasi di handphone miliknya." ujarnya, Jumat (21/10) siang.

Supratman menambahkan, kedua tersangka tidak bisa berkutik waktu dilakukan penangkapan. Sebab, saat itu mereka kedapatan sedang asik mengonsumsi barang haram tersebut. Selanjutnya, sejumlah Barang Bukti (BB) yang ditemukan dari kamar kos tersangka berupa 6 poket ganja kering seberat 250 gram, 1 pak plastik kecil, 1 buah HP merk Samsung warna putih, 1 buah timbangan kue, 1 puntung lintingan ganja bekas dipakai tersangka.
Dihadapan penyidik, tersangka  mengaku baru 3 bulan menjalankan aksinya. Bahkan ia menyatakan, jika yang kerap menjadi sasarannya selama ini adalah para pelajar dan  mahasiswa.

"Akibat perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat pasal berbeda. Terhadap RAS akan dijerat Pasal 112 ayat 1 atau Pasal 114 atau Pasal 127 ayat 1 UURI No 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan AS dijerat dengan Pasal 127 atau 132 UURI No 35 Tahun 2009, tentang Narkotika," tegas mantan Panit Reskrim Polsek Taman tersebut.(kmd/rif)

Posting Komentar