Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Mayat dan Petugas saat melakukan olah TKP di rumah korban. (kmd)

Sidoarjo- Memo. Warga sekitar Jalan Sukodono 277 Desa Keboananom Gedangan mendadak geger. Hal itu karena adanya kabar ditemukan sosok mayat meninggal di dalam rumah kemarin.

Korban meninggal diketahui bernama Basuni (53), warga Desa Keboananom RT 02 RW 02 Kecamatan Gedangan, Waktu itu, jasad mantan guru didik disalah satu sekolah swasta tersebut, ditemukan pertama kali oleh tetangganya dengan kondisi sudah membusuk di dalam kamar rumahnya sendiri.

Informasi yang dihimpun Memo Jatim menyebutkan, selama ini korban dikenal sebagai orang yang pendiam dan tertutup. sebelum diketahui meninggal, korban sempat diperbincangkan oleh warga sekitar yang kebetulan  rumahnya berdekatan. Termasuk keponakannya sendiri yang bernama Kusdiyanto (49) warga setempat.

Mulanya sejumlah warga heran, lantaran tidak pernah melihat korban keluar rumah selama kurang lebih satu minggu. Bahkan korban sering tak nampak menghadiri undangan setiap kali ada tetangga punya hajatan. Kemudian oleh keponakannya tersebut, korban dihubungi via selulernya hingga berkali kali, namun tidak juga ada jawaban.

Curiga dengan keadaan korban yang sebelumnya sudah mengalami sakit, selanjutnya si keponakan (Kusdiyanto, red) mengajak Ketua RT bersama sejumlah warga setempat untuk mendatangi kediaman korban. Saat berusaha masuk ke rumahnya, warga dikejutkan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi jasad korban sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

Dikonfirmasi Memojatim, Kapolsek Gedangan, Kompol H.Sutrisno, melalui Waka Polsek AKP Sutjipto membenarkan kejadian tersebut. Korban selama ini hidup seorang diri tanpa ditemani anak dan istri. Sebab, setatus korban sendiri juga belum nikah. Korban pertama kali diketahui meninggal oleh keponakannya sendiri, yang awalnya penasaran tidak pernah melihat korban keluar rumah.

"Tidak ditemukan bekas tanda-tanda adanya tindak kekerasan pada diri korban. Paska kejadian itu, jenazah korban lansung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Sidoarjo," tutur,Waka Polsek Gedangan,AKP Sutjipto pada memojatim Senin (26/9)pagi tadi.

Senada dikatakan Kanit Reskrim Polsek Gedangan, IPDA Supratman.
Korban selama ini dikenal warga sebagai sosok orang yang tertutup.
Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit yang dideritanya selama ini. Sebab, pada saat dilakukan olah TKP, pihaknya menemukan selebaran kertas putih dari BPJS, yang menyatakan korban mengidap sakit jantung dan terindikasi gangguan penyakit saraf.

"Saat dilakukan olah TKP, tidak ditemukan adanya bekas tanda kekerasan. Jadi korban murni meninggal karena sakit," tegas, Kanit Reskrim yang deket pada awak media.   (kmd/rif)

Posting Komentar