Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolres KP3 Tanjung Perak Surabaya AKBP Takdir Mattanete saat memasang Police Line

Surabaya-Memo. Kapolres KP3 Tanjung Perak Surabaya, menunjukan keseriusanya dalam menjalankan intruksi Kapolri dalam hal tindak secara tegas terhadap importi nakal, intruksi tersebut adalah perintah Presiden RI yang diemban tugaskan ke Kapolri. Sebanyak 100 kontainer disegel tim Satgas Dwelling Time (Waktu Tunggu)dipelabuhan peti kemas Tanjung Perak Surabaya.

Penyegelan ini dipimpin langsung oleh Kapolres KP3 Tanjung Perak AKBP Takdir Mattanete, Sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo, petugas bergerak cepat untuk menekan Dwelling Time (waktu tunggu) di pelabuhan peti kemas Tanjung Perak Surabaya.  Hingga ditemukan sebanyak 100 kontainer dan langsung dilakukan penyegelan.

,"Atas dasar perintah dari Bapak Presiden Joko Widodo dan diemban tugaskan kepada bapak Kapolri Republik Indonesia Jendral Tito Karnavian, kami serius untuk menindaklanjuti dan  menyelidiki dugaan praktik nakal," ucap, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini dihadapan media.

Kapolres KP3 Tanjung Perak AKBP Takdir Mattanete menyampaikan keberhasilan dalam giat ini, suatu bentuk kongkrit dalam menindak lanjuti perintah Presiden dan Kapolri. Tim Satgas Dwelling Time melakukan tindakan tegas dengan cara police line dan memasang stiker bahwa barang tersebut dalam pemeriksaan Satgas Dwelling Time. Penempelan stiker merah yang bertuliskan 

"Dalam Pemeriksaan Satgas Dwelling Time Polres Pelabuhan Tanjung Perak" 

kontainer-kontainer yang sudah 10 hingga 20 hari berada dalam TPS,bermuatan barang-barang impor yang sudah dibayar oleh pemiliknya namun, belum diambil oleh pemiliknya
Selanjutnya, pihak kepolisian akan segera memanggil para importir dan mendesak agar segera mengeluarkan barang mereka dari area pelabuhan. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan lamanya proses durasi bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan terjadinya upaya penimbunan barang oleh para importir. (ad/rif)

Posting Komentar