Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Lahan yang diratakan dan tempat Parkir milik Candra sebelum ada masalah ini

Sidoarjo. Memo. Tujuan mulia Kepala Sekolah SMA Negeri 1Porong, Dra. Ristiwi Peni, M.pd. dengan berkeinginan akan nmenggunakan lahan  Tanah Khas Desa (TKD) seluas 1,5 hektar milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. untuk keperluan lapangan arena olah raga siswanya, sangat bangus. Mengingat banyak atlit siswa berprestasi banyak dilahirkan dari SMA Nergeri 1 Porong, Sidoarjo. Seperti yang pernah ditulis koran ini sebelumnya. Tanah Khas Desa yang berada di jalan, Bhayangkari, Kesambi, Kelurahan Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, bertahun-tahun dikelolah dan disewakan oleh Kelurahan ke warga setempat, dan digunakan untuk menanam padi dan tebu. Diakhir masa sewanya tanpa ada kordinasi terlebih dahulu lahan yang semula diperuntukan menanam tebu dan padi, berubah menjadi lapangan, menurut keterangan dari pihak Kelurahan. ,''pada saat saya dengar kabar itu, saya bersama staf yang lain lasung ngecek dilapangan dan memang benar lahan tebu sudah ratah dengan tanah.''tutur, Munika, Sekertaris Kelurahan. masih Munika, ,''saya heran seharusnya, sebelum melakukan seharusnya pihak sekolah pemberitahuan dulu, kepada kami selaku yang menjaga aset pemerintah Kabupaten Sidoarjo.''tambahnya. pada hari Senin, tanggal (29/08) diruangannya. Mencuatnya kasus ini karena rame dibicarakan oleh masyarakat setempat, bahkan akhir- akhir ini berkembang kabar keresahan siswa terkait ada larangan memarkir kendaraan motor ditemapat parkir sisi Utara, Beredar kabar diduga, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Porong, menginterfensi siswanya agar tidak memarkir kendaraan para siswa ke tempat Candra pemilik tempat parkir disamping Sekolahan sisi Utara. Padahal siswa sudah sangat merasa nyaman dan tenang karena sudah terbiasa diparkir ditempat Candra. selain jaraknya sangat dekat juga ditempat parkir tersebut enak dibuat duduk disaat jam istirahat.,''parkir disini lebih enak, selain kita jalanya tidak jauh juga tempatnya bersih dan gak panas.'' ucap, siswa kelas 10 dan 11 ini sambil mewanti-wanti namanya agar tidak dikorankan. namun kabar itu disanggah oleh Kabag Humas SMA Negeri 1 Porong, Jamjam, M.pd. ,'' kami dan Kepala Sekolah tidak perna melarang kok, itu pak Sutawir sendiri yang bilang tidak apa-apa.'' dalihnya, saat dikonfirmasi malalui Telephon, hari Kamis (01/09). Ditempat yang lain Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Mustain, S.pd, MM. menyampaikan terkait pemerataan lahan milik Pemkab, tanpa ijin itu hanyalah Miss saja. ,''pada hari Selasa lalu menghadap ke Kabupaten guna mengklarifikasi, dan semua itu hanya miss kominikasi saja.''tutur, Mustain, pada memorandum. agar tidak berlarut-larut sudah sepatutnya bila mana pihak yang bersangkutan lebih mengutamakan kepentingan siswa bukan ego masiing-masing, sehingga siswa pun tidak mengalami keresahan  dan merasa nyaman dalam belajar. (sar)                                        

Posting Komentar