Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Pelaku saat diapit petugas

Sidoarjo-Memo. Meski berbagai upaya telah dilakukan pihak Kepolisian dalam  memberantas jaringan peredaran Narkotika di kota Delta. Namun, masih saja ada budak-budak narkoba yang belum kapok. Bahkan, mereka semakin lihai mengelabuhi petugas. Dengan menyaru sebagai pembesuk pelaku Waluyo (38th), warga Desa Sarirogo RT 16, RW 04 Kecamatan Sidoarjo.

Bermula dari kecurigaan petugas Lapas yang mencurigai gelagat aneh pelaku. Pelaku yang berniat membesut rekanya ditahanan Lapas Sidoarjo, M Fatchur Rochman, juga tersangkut kasus yang sama. Pada saat diperiksa ternyata benar nasi bungkus yang dibawa tersangka ditemukan barang haram jenis Sabu, untuk mengelabui petugas barang terlarang itu dibungkus begitu rapi namun berkat kejelian petugas barang haram dan pelaku yang keseharianya berprofesi sebagai sopir angkutan tersebut dibawa ke Mapolsekta Sidoarjo, guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsekta Sidoarjo, AIPTU Sulasno membenarkan kejadian tersebut. Sebelum akhirnya tersangka ini ditangkap, pihaknya mendapat laporan dari salah satu petugas Lapas, bahwa ada seseorang pembesuk napi yang diduga membawa sabu. Kemudian pihaknya segera menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Setelah kita geledah, ternyata benar ada kantung plastik berisi sabu yang sengaja dibawa tersangka dan disimpan di dalam bungkus nasi,"ungkap, Kanit Reskrim Aiptu Sulasno, saat ditemui memojatim di ruangannya,pada hari Kamis (21/9).

"Saat ini, tersangka berserta berikut barang buktinya sudah kita amankan di Mapolsek setempat," terang, Sulasno.

Sulasno menambahkan, sejumlah Barang Bukti (BB) yang sudah disita dari tangan tersangka, yakni berupa 1 bungkus plastik lakban coklat Narkotika jenis sabu dengan berat 5,16 Gram dan 2 buah HP merk Nokia milik tersangka. Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Th 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(kmd/rif)

Posting Komentar