Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Laporan Korban dan Surat Panggilan
                                                                                                               Surabaya.Memo. Korban pengeroyokan Irwan (62th) Bos toko kain di jalan. Kopi No.82A Surabaya. oleh anggota Polsek Pabean Cantikan. Berawal dari cerita karyawannya yang beberapa kali digoda oleh orang tidak dikenal, yang diketahui orang tidak dikenal tersebut anggota Polsek Pabean Cantian, berinisial VS. Karena merasa keselamatan karayawanya terancam, sepintas Irwan ingin membuktikan kebenaran cerita karyawanya yang merasa ketakutan karena beberapa hari belakangan ini selalu diawasi dan digoda hingga merasa resah dan takut.

,''pak pada tanggal 13 dan 14 Juni itu, orang itu berdiri didepan sambil mencicil (liat-liat) sambil senyum-senyum.''cerita, kayawan toko kain, sebut saja Bunga, saat bercerita kepada bos nya.

Mendengar keluhan karyawanya Irwan selaku majikan merasa prihatin, lantas pada hari naas itu, saat pengeroyokan terjadi tanggal 15 Juni 2016, lalu. disaat jam pulang kerja semua karyawan siap-siap untuk menutup toko, orang yang tidak dikenal itu datang lagi dan menanyakan Bunga ke orang warung, setelah tahu Bunga berada digudang  mengambil sepeda motor,   lantas orang tak dikenal yang diketahui akhir-akhir ini adalah anggota Polsek Pabean Cantian, datang menyusul ke gudang ,
Irwan  yang sudah mengetahui gelagat oknum ini akhirnya memutuskan menegur oknum tersebut dan menanyakan apa keperluan hingga mengikuti  karyawanya, tapi karena ditegur si oknum ini malah marah-marah sambil mengatakan,saya polisi mau apa ! Lantas, irwan menjawab ," kalau bapak polisi harusnya menyayomi dan melindungi rakyat bukan malah menakut-nakuti", ucap, Irwan, saat ditemui oleh memojatim.

Oknum ini marah dan menampel tangan kanan irwan yang memegang hp , sehingga hp jatuh digenangan air , karena hp basah , irwan ,mengusapkan hpnya ke jaket oknum VS , oknum VS marah dan teriak , datanglah oknum EK yang diketahui juga anggota polsek pabean cantikan , bernama EK , situasi semakin memanas hingga datanglah 2 orang masyarakat setempat , mendorong dan menendang irwan sedangkan oknum VS menarik baju irwan hingga robek , oknum EK memelintir ibu jari kanan irwan dan tangan kanan  ditarik kebelakang , kemudian dijegal 2 kali dan dipukul pipi kanannya hingga memar. Mengetahui bos nya dianiaya karyawan korban berusaha melerai, tapi malah mau dipukul dan dikejar.                                                                                                           atas  kejadian pengeroyokan  itu lantas korban ke rumah sakit terdekat guna melakukan visum. " saya minta keadilan dan sudah laporkan perkara ini ke Polres KP3 Tanjung Perak,juga ke Propam.''terang,  irwan, saat  bercerita pada tanggal(31/08) lalu.

Tapi anehnya laporan korban tidak ada tindak lanjut, malah kini korban mendapatkan surat panggilan dari Polres KP3 dengan surat panggilan Nomor : Spg/869//VIII/2016.
Dengan tuduhan melawan petugas dan perbuatan tidak menyenangkan
Padahal sebelumnya korban telah melaporkan atas pengeroyokan  yang dilakukan oleh oknum berinisial VS dkk.  dengan Nomor : LP/136/VI 2016/Jatim/RES PEL TG PERAK, Tanggal 16 Juni 2016. sampai berita ini diturunkan, belum ada perkembangan yang signifikan atas laporan korban. (sar)

Posting Komentar