Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Rifandy Amir Setiawan sebelum dan sesudah pengeroyokan

Sidoarjo-Memo. Pemuda penuh tato disekujur tubuhnya ini diketahui bernama Rifandy Amir Setiawan (24th) warga Rungkut Surabaya, yang kos di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru Sidoarjo. Rifandy yang setiap harinya bekerja sebagai pengamen ini babak belur disekujur tubuhnya bahkan hampir dibakar hidup-hidup. Pasalnya pemudah penuh tato ini dicurigai membawa lari motor temanya pada waktu membeli minuman saat pesta miras.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh memojatim, Kronologis aksi main hakim sendiri itu berawal pada saat Rifandy Amir Setiawan pesta Minuman Keras (Miras) bersama temannya berinisial Yoga alias Panjol (34th)warga Tambak Sawah,dilokasi sekitar Desa Sedati, Pada hari Selasa (27/9) sekitar pukul 23:00 WIB. malam, Setelah berpesta miras Refandy disuruh membeli miras lagi ke Desa Tambak Sawah dengan memakai motor Yoga namun setelah ditunggu berjam-jam Rifandy tak kunjung kembali.

Lantas Yoga bersama teman-temanya yang lain mencari Rifandy ke tempat kos nya di Desa Tambakrejo namun tidak ada. Setelah dicari kemana-mana akhirnya Yoga dan temanya mendapat informasi kalau Rifandy berada di jalan Resunawa, Desa Tambak Sawah, tanpa dikomando Yoga beserta temannya langsung mendatanginya ternyata benar, spontan Yoga dan temanya mengeroyok Rifandy hingga babak belur.

"Yoga beserta temannya langsung mengeroyok dan menghajar kepala dia (red.Rifandy),sampai berlumuran darah."terang, Heru, salah satu warga Tambak Sawah.

Ironisnya Kapolsek Waru Kompol M. Fatoni beserta Kanit Reskrim Iptu Untoro saat dikonfirmasi diruanganya atas kejadian pengeroyokan tersebut mengatakan tidak tahu.
,"tidak ada laporan mas."cetusnya, pada hari Kamis tanggal (29/9).

Ditempat yang berbeda Kepala Desa
Tambak Sawah, Fathurrohman menyatakan tidak tau atas kejadian itu.,"kejadian pada saat itu saya tidak mengetahui apa-apa, hanya mendengar siangnya kalau tadi malam ada dugaan pencurian milik warga saya, untuk krenologisnya saya tidak tau,''Ucap, Fathurrohman. Sampai berita ini ditulis warga masih enggan melaporkan atas kejadian tersebut. (yud/rif)

Posting Komentar