Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Garang di tempat hiburan malam,tapi melempem terhadap tempat portitusi penyalur shawat berkedok Pijat Tradisional (Pitrat). Satuan Polisi Pamong Praja Surabaya masih saja tidak berani mengambil tindakan tegas terhadap puluhan (Pitrat) yang diketahui tidak mengantongi ijin.

Bedahalnya dengan tempat hiburan malam dengan ketiga Cafe tidak berijin, Satpol PP langsung mengambil tindakan tegas berupa penyegelan yang disertai penggembokan, Cafe tersebut yakni Butterfly di jalan Kapas Krampung, Cafe Top One di jalan Kenjeran dan Cafe Dreamland di Komplek Ruko Kalianak Permai di jalan kalianak Surabaya.

Menurutnya ketiga Cafe tersebut dinilai melanggar Perda No 7 tahun 2009 tentang IMB, Perda No 1 Tahun 2010  SIUB IMB dan Perda No 23 Tahun 2012 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata, tiga cafe tersebut lantas disegel dan digembok Satpol-PP Kota Surabaya.

Lantas bagaimana dengan (Pitrat) tempat Portitusi terselubung yang didalam prakteknya beroprasional dengan terang-terangan menyidiakan wanita pelayanan birahi yang diketahui juga tidak mengantongi ijin?
Dikonfirmasi hal tersebut diatas Kasatpol PP Surabaya Irfan Widyanto enggan menjawab, melalui WA phonsel nya walalupun sudah bertanda dibaca (1/8)Senin malam.

"Ini atas perintah langsung dari pimpinan Kasatpol PP Surabaya, Ketiga cafe yang belum mengantongi izin yang telah melanggar beberapa perda ini, terpaksa kami lakukan penempelan stiker pelanggaran dan dilakukan penyegelan serta kami gembok pintu masuknya guna untuk menghentikan sementara kegiatannya," tegas, Joko Wiyono SE, Kasi Operasional Satpol PP Surabaya. Sabtu (31/07/2016) dini hari.

Demikian gelar operasi gabungan yang dilakukan Satpol PP Surabaya bersama  Polrestabes Surabaya dan Gartap III Surabaya mengamankan 34 pengunjung cafe Dreamland yang masih dibawah umur. Tapi sayang garangnya petugas penegak Perda berseragam Coklat ini dalam penertipan RHO hanya hisapan jempol belaka, nyatanya sampai sekarang puluhan tempat Pitrat yang tidak berijin bebas beroprasi. (al/Ss)

Posting Komentar