Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Bengkulu-Memo. Lantaran diterpa penyakit diabetes MI Ketua RT 16 Bentiring, Bengkulu , karena penyakit nyalah sehingga selama 6 tahun MI tak bisa penuhi nafka batin terhadap istrinya EM (40th). Menjadi seorang istri merawat suami yang sedang sakit sendirian memanglah sulit, butuh keteguhan dan kesabaran yang besar.

Apalagi dengan sakit yang di derita bertahun-tahun tak ada Nafkah Lahir maupun Batin yang bisa diusahakan suaminya. Begitulah yang terjadi pada EM seorang istri ketua RT 16 Bentiring, Bengkulu. Hingga seiringnya waktu EM ditangkap oleh pihak berwajib karena dianggap melakukan pencabulan terhadap 8 orang anak baru gede (ABG).

Kejadian ini bermula saat sang suami MI mengidap penyakit Diabetes komplikasi dan tak bisa lagi memberikannya Nafkah Batin yang selayaknya rumah tangga pada umumnya, yakni kebutuhan materil dan biologis sexcual. Hasrat Naluri EM membuatnya berkeinginan untuk melakukan hubungan layaknya suami-istri pun bergejolak. Alhasil ABG tetangga yang menjadi korbannya.

Seperti dilansir dari (HaluanKepri), EM secara terang-terangan mengakui dirinya hampir tiap harinya melakukan hubungan layaknya suami istri 3 kali dalam sehari dengan 8 orang bocah secara bergantian. Mereka biasanya datang sendiri, berdua, bahkan bergerombolan. Mereka sering mengisap Lem, Merokok bahkan tidak jarang yang menonton Video Porno dan alhasil berakhir diranjang bersamanya. EM mengatakan meskipun mereka datang bersamaan dia tidak pernah melayani hubungan beramai-ramai. ,"Tidak pernah bersama-sama, satu-satu. Kalau bergiliran juga tidak pernah, Memang usia mereka saja yang seusia SMA, tapi kan badan mereka besar-besar."terangnya.

Meskipun hanya bercinta dengan anak-anak yang masih dibawah umur EM merasa puas. ," Coba dipikir saja dek, saya sudah enam tahun tidak disentuh suami, tiba-tiba saya digoda dan disentuh-sentuh. Wajar saja kan."akuh, EM .

Meskipun demikian EM tak hanya berhubungan dengan anak dibawah umur, dia mengakui juga pernah berhubungan dengan para pria dikampungnya. Asalkan mereka tidak menikah dia siap untuk melayaninya. "Saya tidak mau dan tidak pernah melakukan hubungan dengan laki-laki yang sudah beristri karena tidak mau menghancurkan rumah tangga orang,"tambahnya.

EM ditangkap karena dilaporkan oleh  orangtua DM (13) yang termasuk salah satu korban nafsu dari EM. Awalnya orangtua menganggap DM biasa saja, lambat laun mereka jadi curiga dengan tingkah laku DM. Dan benar saja DM mengidap penyakit Sifilis. Orangtua DM akhirnya menginterograsinya, DM yang masih polos itupun mengakui bahwa dirinya sering diajak berhubungan oleh EM.

Orangtua yang kaget itu langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Bengkulu. Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan penangkapan. Hasil interograsi EM pun mengakui telah berhubungan dengan 8 bocah termasuk DM. Korban lainnya adalah Ce (17) dan Ed (14) dari RT 12, RI (14) dan TA (16) serta Le (11) dari RT 16, terakhir Aw (16) dari RT 14. Tak menutup kemungkinan adanya korban lain selain kedelapan anak tersebut.(*)

Posting Komentar