Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Menyambut bulan suci Ramadhan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya lakukan Operasi cipta kondisi terhadap penyakit masyarakat
(Pekat)dalam operasi kali ini yang menjadi target adalah Hotel Melati Kenpark didalam tempat rekreasi Pantai Ria Kenjeran. Bukan hal yang baru bila Hotel Kenpark adalah tempat jujukan bagi kaum pelaku mesum yakni pasangan bukan mukhrim atau bukan suami-istri.

Dalam operasi pekat kali ini Kapolres KP3 Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggerebek kamar di hotel mini kenpark kenjeran surabaya, dan terbukti petugas berhasil mengamankan puluhan pasangan mesum sedang asyik melakukan hubungan intim layaknya suami-istri. Bahkan tidak sedikit Hotel Melati Kenpark jadi singgahan bagi tukang selingkuh untuk melampiaskan hasrat birahinya/nafsu setanya, seperti pembunuhan dijalan Pacar Keling belum lama ini, masih ingat dalam benak kita,sebelum pembunuhan terjadi korban dan istri pelaku keluar dari Hotel mesum yang berada dikawasan Kenjeran tersebut, seperti yang dilansir dari beberapa media lokal. Padahal keduanya bukan pasangan suami-istri,dan diketahui masing-masing mempunyai keluarga.

Artinya Hotel Melati Kenpark memang disediakan untuk berbuat tindak asusila/mesum, siapapun bisa berbuat mesum di kamar Hotel dengan fasilitas yang disediakan oleh pihak Managemen Kenpark, walau tanpa menunjukan identitas atau surat nikah, dan diduga melanggar ketentuan yang telah ditentukan oleh Pemerintah. Praktek ini diketahui telah bertahun-tahun melakukan opersioanalnya. Perlu pantauan khusus dari pihak Pemerintah Kota dan Petugas Penegak hukum dan saling bersenergi untuk mengurangi tindakan asusila, karena selain perkembangan teknologi juga juga diduga bebasnya tempat-tempat mesum ini mendukung untuk meningkatnya tindak asusila diwilayah Surabaya yang kian meningkat akhir-akhir ini.

Kembali,Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Takdir Mattanete mengatakan, Operasi cipta kondisi (Cipkon) ini menjelang Bulan Suci Ramadhan terhadap penyakit masyarakat (Pekat) digelar oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak di hotel mini kenpark kenjeran berhasil mengamankan puluhan pasangan mesum bukan suami istri melakukan hubungan asusila tanpa memiliki surat resmi (Buku Nikah)

"Malam ini kita mengamankan sebanyak 56 orang atau 28 pasangan mesum," ungkap, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Jumat (03/06/2016) malam hari.

AKBP Takdir Mattanete menjelaskan, Sebanyak 28 pasangan mesum bukan suami istri melakukan hubungan asusila dikamar hotel tanpa memiliki surat resmi (buku nikah) kalau tidak kita operasi akan bisa menganggu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

"Pasangan mesum ini akan kita data lebih lanjut akan dijerat pidana Tipiring  dan akan beri pengarahan juga jangan sampai perbuatannya di ulangi lagi," tegas, Nette Boy.

AKBP Takdir Mattanete juga menyampaikan, Sebelumnya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya beberapa hari sudah melakukan kegiatan operasi miras dengan beberapa bukti botol miras yang sudah diamankan, setelah itu juga melakukan kegiatan operasi premanisme di beberapa titik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Jadi selama kegiatan operasi cipta kondisi terhadap penyakit masyarakat (Pekat) menjelang bulan suci ramadhan ini agar umat muslin tidak merasa tergganggu," Tambahnya.

Hasil operasi(Pekat) Penyakit Masyarakat sebanyak 56 orang atau 28 pasangan mesum bukan suami istri dibawa ke polres pelabuhan tanjung perak surabaya guna dilakukan pendataan lebih lanjut dam dijerat tindak pidana ringan (Tipiring) agar tidak mengulangi perbuatan asusila lagi atau ada efek jera. (dd/Ss)

Posting Komentar