Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Lagi-lagi dunia Advokad tercoreng oleh ulah sosok Edi Prasetiyo laki-laki usia 33th yang mengaku berprofesi Advokad ini.
Pasalnya pria asal Dusun Kemekan  RW 07 Desa Tunggak Kecamatan Toboh, Kabupaten Grobongan ini tega mengelabui pacarnya sendiri, Pelaku yang mengaku berprofesi sebagai advokad mencoreng nama pilar hukum, dengan membawa kabur mobil kekasih gelapnya, Siti Mutminah (28) wanita asal Jalan Japanan Kidul Mojokerto.

Pada Pesrilliss kemarin Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto BG Silitonga, menyampaikan kronologis bagaimana tersangka dengan mudah bisa membawa kabur mobil korban yang tidak lain kekasihnya sendiri.tersangka pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2016 sekitar pukul 14.30 WIB membawa kekasih gelapnya keluar jalan-jalan mengendarai 1 unit Mobil Honda Jazz RS dengan nopol S 1788 NG milik korban.

Setelah itu keduanya check in di Hotel Sulawesi yang beralamat dijalan Embong Cerme Surabaya ,"Kunci mobil tidak diserahkan kepada korban melainkan tetap dibawa tersangka. Kemudian keduanya menginap di kamar nomor 403". ungkap, AKBP Shinto BG Silitonga,Senin (6/6/2016).

Setelah asyik menikmati tubuh korban, tersangka Edi kemudian berpamit keluar dan meminjam handphone korban, pada saat korban sedang asyik nonton televisi. "Kemudian tersangka langsung menuju parkir dan pergi dengan membawa mobil dan handphone korban. Sehingga korban ditinggal sendirian didalam kamar hotel, dan tersangka tidak kembali," jelas, Shinto.

Dari hasil tindak pidana tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Honda Jazz RS warna putih dengan S 1788 NG yang diubah tersangka dengan nopol D 1 RA beserta STNK atas nama Siti Mutmainah dan 1 unit handphone merk Sony Experia warna.

Atas perbuatannya tersebut tersangka kini akan merasakan pengabnya hotel prodeo Polrestabes Surabaya dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dan atau Penggelapan dengan ancaman hukuman pidana penjara 5 tahun. (al/ss)

Posting Komentar