Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Madiun-Memo. Salah satu bentuk nyata kepedulian dalam bidang wisata ditunjukan oleh kalangan element dan lembaga serta Instansi Kabupaten Madiun. Untuk menuju menjadi Kota Wisata diperlukan semangat serta dukungan baik berupa moril ataupun materil baru proses melalui tahap-tahapan. Patut diajungi dua jempol bagi segenap unsur masyarakat baik element serta lembaga yang ikut andil dalam pengembangan desa yang mempunyai potensi wisata.

Dari pelitian yang telah dilakukan sebelumnya di setiap desa sekabupaten Madiun, ada beberapa desa yang mempunyai potensi untuk dijadikan tempat wisata, baru kini dilakukan pengembangan dengan melakukan kunjungan dilapangan. Kunjungan kali ini untuk study banding dengan rujukan tempat wisata Desa Pentingsari, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pada Hari Rabu s/d Jumat, tanggal 1 s/d 3 Juni 2016 akan datang.

Kunjungan Lapangan study banding ini melibatkan 70 personil. Terdiri dari Element, Lembaga, dan Instansi Kabupaten Madiun yakni: 8 personil dari Satuan Kerja Perangkat Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Penilitian dan Pengembangan, Bagian Hukum dan Protokol, Dinas Pertanian, Dinas Pendapatan, Dinas Kebersihan dan Peramanan, Badan Ketahanan dan Pangan, Bapemas dan Pemdes.

10 personil Kepala Desa yang wilayahnya mempunyai potensi untuk dikembangkan tempat wisata :
1. Kepala Desa Mruwak
2. Kepala Desa Segulung
3. Kepala Desa Dolopo
4. Kepala Desa Kare
5. Kepala Desa Kresek
6. Kepala Desa Mendak
7. Kepala Desa Brumbun
8. Kepala Desa Gunung Sari
9. Kepala Desa Pilang Rejo
10. Kepala Desa Kepel

10 personil Pengurus (Asedewi), 20 personil pengurus (Pokdarwis), 9 Personil Dinas Koperindakpar Kabupaten Madiun.

Tujuan dasar dari study banding ini dengan dasar-dasar sebagai berikut :
1. Diwilayah Kabuoaten Madiun  terdapa beberapa desa yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi tempat wisata.
2.Tersedia Sumber Daya Manusia (SDM) yang Concem dalam peningkatan dan pengembangan  dssa wisata, diantaranya  Asosiasi Desa Wisata (Asodewi), Kelompol  Sadar Wisata (Pokdarwis) serta Pelaku Seni Dongkrek di Kabupaten Madiun.
3. Kunjungan Lapangan tersebut diperlukan untuk pengembangan potensi desa wisata yang ada di Kabupaten Madiun, dan sekiranya dapat menarik wisatawan domestik dan wusatawan manca negara. Sehingga berdampak dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat khususnya wulayah Kabupaten Madiun. (sastra/ar)

Posting Komentar