Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo.Program kebijakan pemerintah pusat didalam menuju Indonesia Pintar yang selalu disosialisasikan dengan menggratiskan kebutuhan pendidik juga siswa, melalui alokasi anggaran (Bos) Bantuan Operasional Siswa,(Bopda)Bantuan Operasional Daerah (Bopnas)Bantuan Operasional Sekolah Nasional, (BSM) Bantuan Siswa Miskin. Tapi itu tidak menjadi suatu halangan bagi Kepala sekolah SDN Kedungturi 1 Kecamatan Taman, Sidoarjo.untuk memanfaatkan fasiltas itu dengan mengkomersilkan buku-buku mata pelajaran dengan dalih iuran.

Pasalnya menurut info yang berhasil dihimpun oleh media memojatim Ketty selaku Kepala sekolah SDN Kedungturi 1 melanggar apa yang menjadi ketentuan pemerintah pusat, dengan diduga melakukan pungutan melalui buku mata pelajaran. Prakteknya tiga mata buku pelajaran ditarik 175 ribu persiswa, serta menjual Kaos Kaki sebesar 60 ribu.

Anehnya pada saat dikonfirmasi hal tersebut diatas Kepala Sekolah SDN Kedungturi 1 ini malah marah-marah seakan tak mau praktek tidak terpujinya diketahui oleh publik,berikut liputanya.  ,"disini tidak ada masalah apa-apa, kamu tau suami saya seorang Camat."cetus, Dra,Ketty Enawarsiyah. Mpd. Kepala Sekolah SDN Kedungturi 1 Kecatan Taman,Sidoarjo, pada hari Rabu(5/5/2016)lalu. (team)

Posting Komentar