Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Bocah Kelas 3 SD yang dikabarkan tenggelam disaat bermain ditengah hujan deras pada hari Minggu (6/3/2016)  kemarin berhasil ditemukan.

Setelah melalui proses pencarian sejak, Minggu (6/3/2016) sore, Akhirnya Dwi Ramadhani (10) anak siswa kelas 3 SDN Suko yang diketahui tenggelam dialiran sungai binting, Suko, Kecamatan Sidoarjo, Akhirnya ditemukan, pada Senin (7/3/2016).

Jenazah Dwi, ditemukan 800 meter dari titik awal bocah tersebut tenggelam dengan posisi terkelungkup di lumpur dasar sungai oleh Tim Sar gabungan dari BPBD, Tagana, Basarnas dan Poksek Sidoarjo serta dibantu warga setempat.

Sarib, Salah satu Petugas Tim Sar Tagana Sidoarjo, kepada wartawan mengatakan jika tubuh Dwi di temukan di dasar sungai dan terkelungkup di lumpur. Pada saat dutemukan tubuh korban tidak ada luka dan jenazah korban dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Porong untuk dilakukan otopsi.

Sementara itu, Paman korban Suhadak, saat ditemui wartawan di kamar jenasah Bhayangkara Pusdik Porong menjelaskan, Jika ponakannya itu tenggelam saat bermain di sungai tersebut saat hujan pada Minggu Sore kemarin. " Kata temannya ponakan saya tiba tiba terjun ke sungai saat bermain hujan-hujanan, tiba-tiba tubuh ponakan saya terseret derasnya aliran sungai dan tidak muncul dipermukaan lagi mas," terang, Suhadak.

Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Nauvil yang turun langsung memantau pencarian bocah tersebut menegaskan, Jika ditubuh korban tidak ditemukan luka dan bekas penganiayaan.

" Di tubuh korban tidak ditemukan luka atau bekas penganiyayaan, Dari keterangan Saksi-saksi, Korban tenggelam setelah bermain dan terjun di sungai itu, Karena korban tidak tahu bahwa aliran air sungai deras dan dalam akhirnya tubuh korban terseret arus sungai dan tenggelam," ungkap, Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Nauvil, pada media ini. Untuk memastikan tidal ada kekerasan dari peristiwa tersebut jenaza akan dilakukan otopsi . (ar)

Posting Komentar