Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Hampir ada saja terobosan yang dilakukan oleh Kepala BNN Surabaya AKBP Suparti, dengan ini BNN Surabaya menunjukan keseriusanya dalam memerangi peredaran narkoba khususnya di Surabaya.

Kali ini BNN Surabaya dengan menggandeng Dispora ciptakan kader anti narkoba guna meminits ruang gerak jaringan dunia hitam dikawasan Jawa Timur.

Diikuti oleh 100 pemuda yang terdiri dari berbagai perwakilan SMU dan Pergururuan Tinggi, Dispora Kota Surabaya BNN menggelar pelatihan untuk mencetak para "Kader Anti Narkoba".

Terselenggaranya kegiatan pelatihan ini merupakan wujud adanya kerjasama yang baik antara BNN Surabaya dengan Dispora Kota Surabaya dalam rangka melakukan pencegahan dini terhadap penyebaran narkoba di seluruh wilayah Kota Surabaya.

Pelaksanaan pelatihan diselenggarakan selama 3 hari di area pegunungan Trawas Jatim, dengan materi yang meliputi pengetahuan tentang narkoba, termasuk medis serta ketrampilan kepemimpinan.

Menurut AKBP Suparti Kepala BNN Surabaya, pelatihan ini bertujuan untuk menjadikan peserta pelatihan sebagai kader narkoba di lingkungannya, dengan harapan bisa turut melakukan pencegahan terhadap bahaya narkoba.

"Bagi mereka yang sudah mengikuti pelatihan kader ini, nantinya tetap akan dijadikan jaringan BNN dan Dispora untuk bekerjasama dalam bidang-bidang yang terkait dengan kepemudaan utamanya menyangkut soal narkoba," tutur, mantan Kabag Humas Polrestabes Surabaya ini pada Memo Timur. (5/3/2016)

Tidak hanya itu Suparti juga mengatakan bahwa kerjasama BNN Surabaya dengan Pemkot Surabaya akan terus dilakukan. Jika sebelumnya mengandeng Satpol-PP, dan kini Dispora, Suparti mengatakan jika pihaknya juga akan menggelar kegiatan dengan Dikes Kota Surabaya. Pada intinya BNN akan menjalin semua istansi yang sekiranya diperlukan. (ar)

Posting Komentar